Ketagihan dengan Produk Apple

Sejak pertama kali mencoba menggunakan nya (iPhone 4) walaupun belinya second, tapi udah langsung ketagihan dengan produk apple dan ingin mencoba produk-produk yang lain yang dikeluarkan oleh Apple.

Seperti ulasan yang saya dapatkan dari Wikipedia berbahasa Indonesia, menyatakan bahwa:

iPhone 4 dikembangkan untuk memenuhi tuntutan pengguna iPhone yang mengharapkan hadirnya fitur Video-Call. Usai riset dan pengembangan yang memakan waktu berbulan-bulan, ditambah beberapa kebocoran terhadap informasi pengembangan iPhone 4, pada tanggal 24 Juni 2010 iPhone 4 akhirnya dipasarkan serentak di lima negara besar yakni Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Jerman dan Jepang.

Bentuk fisik iPhone 4 masih menyerupai iPhone 3GS, tapi piranti lunak atau software yang digunakan, ditambah beberapa kelengkapannya sama sekali berbeda. Ikat stainless perak yang melingkari sisi iPhone 4 adalah sistem antena. Terdapat dua kamera pada unit iPhone 4 yakni kamera depan yang dinanti-nanti banyak pengguna setia, dan kamera belakang yang dilengkap LED Flash, ditambah tampilan resolusi tinggi yang menggandakan semua pixel (960 x 640) hingga terjadi peningkatan yang signifikan dari akumulasi total pixel, yakni hingga 4 kali lipat tampilan layar iPhone 3GS. Apple menyebut tampilan ini sebagai Retina Display. Tampilan Retina Display pada layar iPhone 4 memiliki resolusi dan rating 326 ppi. Menurut Apple, resolusi pada angka ini berada di luar batasan kemampuan mata manusia untuk menangkap pixel pada gambar. Sebagaimana halnya iPad, iPhone 4 juga menawarkan tampilan IPS dengan kontras 800:1. Di bawah sampul iPhone teradapat chasis yang 25 % lebih tipis dari iPhone 3GS dan sebuah prosesor A4 yang juga menjadi jantung pengoperasian iPad. Menurut Apple, baterai iPhone 4 mampu bertahan untuk 7 Jam percakapan 3G, 6 jam browsing 3G, 10 jam browsing WiFi, 10 jam Video, dan 40 jam untuk musik. Fitur WiFi terbaru yakni versi 802.11n diaplikasikan pada iPhone untuk menunjang kebutuhan akses internet. Lebih lagi, kamera pada iPhone 4 kini berukuran 5 megapixel dengan kemampuan zoom hingga 5 kali dan juga dilengkapi dengan “backside illuminated sensor”, dan mampu merekam video definisi tinggi pada 720p/30fps.

Yach…untuk sekedar mempelajari system iOS yang ditanamkan pada Apple gadget, sudah cukup lah menggunakan iPhone 4. Tapi sepertinya masih kurang puas juga jika tidak mencoba produk Apple yang lain. Nah…berselang beberapa hari ada temen yang nawarin buat tukar iPad-nya sama Samsung Galaxy Tab 2 yang saya punya, akhirnya tanpa basa basi lagi langsung saya bilang OK (saking pengennya nyobain) padahal itu iPad udah jadul banget dan tidak ada kamera-nya sama sekali 🙂 (iPad 1 – 64GB).

Tapi ya…seperti yang saya bilang tadi karna keingin tahuan saya soal gadget yang bertubuh iOS, makanya saya tidak perduli mau itu second hand, mau itu jadul, yang penting saya bisa tau (intinya biar ga’ GAPTEK lah… :D).

Saat ini yang paling parah lagi saya sedang ngintipin produk Apple yang lebih gede :). Jadi saya lagi mengincar MacBook atau iMac, kira-kira diantara 2 itu mana ya yang paling cocok untuk kebutuhan dan isi kantong saya? Hehehehe… 🙂 itu yang sampai saat ini masih mengganjal di pikiran, dengan harapan suatu saat nanti saya akan memiliki salah satu dari itu.

Mudah-mudahan begitu saya pulang dari rantauan, saya bisa membawa salah satu dari ini, astungkara…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *